Praktikum Flutter Seri 2 — Struktur Project dan main.dart
Halo semuanya! Selamat datang kembali di catatan perjalananku belajar Mobile Development. Setelah sebelumnya kita berhasil menginstal dan mengatur environment Flutter, di praktikum seri kedua ini kita akan mulai membedah bagaimana sebenarnya struktur awal sebuah project Flutter dan mencoba membuat aplikasi sederhana dari nol!
👤 Identitas
Nama: Hadziq Nadhiril Afkar Haqiqi
Jurusan: Pemrograman Perangkat Lunak dan Gim (PPLG)
Mata Pelajaran: KK. Pemrograman Bergerak
Topik Praktikum: Memahami struktur
main.dartdan Widget Tree dasar.
🎯 Tujuan Praktikum
Praktikum kali ini memiliki dua tujuan utama:
Memahami alur kerja dasar aplikasi Flutter, mulai dari fungsi
main()hingga merender antarmuka ke layar menggunakanrunApp().Membangun hierarki Widget Tree sederhana menggunakan
MaterialApp,Scaffold,AppBar,Center,Container, danText.
🛠️ Tools yang Digunakan
Untuk mengeksekusi project ini, saya menggunakan beberapa tools andalan:
Framework: Flutter SDK & Dart
Code Editor: Visual Studio Code (dengan ekstensi Flutter & Dart)
Platform Uji Coba: Emulator Android / Chrome (Web)
💻 Kode Program (main.dart)
Dalam Flutter, file paling penting yang menjadi jantung aplikasi berada di dalam folder lib/, yaitu file main.dart. Pada praktikum ini, saya menghapus semua kode bawaan (counter app) dan menggantinya dengan kode untuk menampilkan Profil Siswa RPL.
Berikut adalah kodenya:
📱 Hasil Aplikasi
Setelah kode dieksekusi menggunakan perintah flutter run, berikut adalah tampilan aplikasi yang berhasil dijalankan. Tampilannya terlihat seperti sebuah kartu ID digital yang rapi berada tepat di tengah layar!
💡 Refleksi Singkat
Praktikum ini benar-benar membuka wawasan saya tentang bagaimana Flutter bekerja menggunakan konsep Widget. Semuanya di Flutter adalah Widget! Rasanya seperti menyusun balok lego; kita memasukkan Text ke dalam Column, lalu dibungkus dengan Container, dan diposisikan di tengah menggunakan Center.
Meskipun terlihat sederhana, memahami fondasi struktur main() → runApp() → MaterialApp → Scaffold sangat krusial sebelum masuk ke pembuatan UI yang lebih kompleks. Mengatur environment dan memastikan kompilasinya berjalan mulus di awal juga memberi kepuasan tersendiri.
Sekian catatan praktikum kali ini. Sampai jumpa di Praktikum Flutter Seri 3! 🚀
Halo hadzik
BalasHapus